Hey coba kawan,kau dengar ku punya cerita..hehee.. :D
Jumat siang aku dan sodara sepupu(Mr.Hellmy) mendatangi agen bus untuk membeli tiket bus Jogja-Denpasar. Sampai di agen bus kami Tanya Tanya sana sini,mulai dari harga yang paling murah,fasilitas bus,dan sebagainya. Beberapa saat kami mengobrol dengan pegawai agen bus akhirnya kami DEAL untuk membeli 2 tiket Jogja Denpasar.
Senin siang kami berangkat dari kota Jogja tercinta,waktu demi waktu kami lalui dalam perjalanan yang menyenangkan, apalagi didalam bus banyak touris asing yang menyertai perjalanan kami. Rasanya hanya ingin tertawa bila melihat tingkah para touris dari Australia itu. Hahahaaa.. menggemaskan dan terlihat sangat menggelikan. Tak terasa perjalanan kami sudah sampai ujung paling timur Pulau Jawa, yaitu Pelabuhan Ketapang (daerah Banyuwangi). Kami pun turun dari bus,lalu menaiki kapal ferry,untuk sampai ke Pelabuhan Gilimanuk (pulau Bali). Hanya sekitar 45 menit kami berada diatas kapal itu. Haha..
Pukul 5 pagi waktu bali (WITA) kami mulai menapaki Pulau bali, dan menuju Kota Denpasar. Seiring waktu berjalan kami pun tiba di terminal Ubung Denpasar, waktu menunjukkan pukul 09.00 WITA,. Panas terik mulai menyengat kulit kami, sejenak kami berdua berencana mencari tempat teduh untuk sekedar berteduh sembari menunggu paman kami tercinta (Mr.Diman). Belum sempat kami berteduh, sudah tiba didepan kami Om Diman dan dengan sangat ramah menyapa kami. Haha… (terimakasih Om,sudah mau menjemput kami). Langsung kami bertiga menaiki mobil,dan transit sebentar di rumah om Diman,sekedar untuk bersih bersih badan. Hehe… Perjalanan kami tak sampai disini, aku dan Mas Helmy dengan diantar om Diman menuju rumah Om Nana (paman Kami),dan dirumah Om Nana itulah 5 hari kedepan kami bermalam. Hehe…
Tak terasa Hari sudah sore, kami berdua segera bergegas ke KUTA ROCK CITY (pantai Kuta). Sesampai didaerah kuta,kami berdua langsung jalan jalan. Hal yang pertama kami tuju adalah Poppies lane, Setelah beberapa saat kami mencari dimana letak Poppies Lane akhirnya ketemu juga. Berjalan jalan di poppies lane cukup lama, suatu saat mata kami tertuju pada sebuah cloth shop serba hitam, ELECTROHELL,SUICIDE GLAM,serta TWICE BAR yang berderet berdampingan. Sepertinya tak asing lagi kami mlihat tulisan itu,setelah mengingat beberapa saat kami baru ingat bahwa itu adalah Base Camp Band Punrock Indonesia,namanya SUPERMAN IS DEAD. Kami berdua segera bergegas masuk ke dalamnya, memang bagus bagus pakaian yang di jual disitu,(harga yang tertera juga cukup bagus :D). Sembari melihat lihat dan mencoba pakaian,kami putuskan untuk membelinya (lumayan original merch dr SID). Keluar dari situ,suatu kebahagiaan tersendiri,kami berjumpa dengan JERINX (drummer sid). Haha..kami pun menyapanya, lalu mengobrol sebentar sana sini, dan akhirnya kami Berfoto bersamanya. Haha.. Orangnya ramah sekali,dan terkesan megakar rumput serta tidak sombong.
Senang sekali kami sore itu,hahaaa.. Selesai berjalan jalan kamipun mampir di Circle K depan pantai kuta, sekedar makan roti dan menghilangkan dahaga sore itu. Tak ingin menyia nyiakan,pemandangan elok sore itu, kamipun sempat berfoto ria, didepan Hardrock kafe,dan pinggiran pantai kuta. Semakin sore semakin ramai pengunjung,sehingga jalanan sempat macet sampai jam 7 malam. Puas bermain di pantai Kuta,kami pun memutuskan pulang, dan beristirahat.
Hari rabu, kami memulai petualangan di pulau Bali. Dengan menggunakan sepeda motor,kami berboncengan menuju pantai Sindhu, awalnya sih mau liat sunrise, tapi apa dikata ternyata kami telat menyaksikannya (karna kamipun juga bangun agak kesiangan). Heheee…. Tak apalah. Sesaat di Pantai Sindhu, kamipun bergegas menuju Pantai Sanur. Letak pantai Sindhu Dengan Pantai Sanur cukup dekat, hanya memakan waktu 10 menit saja bila menaiki sededa motor. Tiba di Pantai Sanur, terasa sangat panas sekali siang siang bolong berada di pinggiran pantai, tapi semua itu terbalaskan dengan keindahan pantainya. Hehe.. Disitu kami juga mengambil gambar,sekedar untuk dokumentasi perjalanan liburan kali ini. Asik dah pokoknya… Perjalanan hari ini tak sampai disini men. Sudah puas bermain di pantai Sanur,kami lanjutkan hunting oleh-oleh di Pasar Seni Sukawati. Cukup jauh memang perjalanan Kota Denpasar dengan kec.Sukawati, Sekitar setengah jam lebih waktu perjalanannya. Dari Sanur hingga pasar Sukawati kami hanya mengandalkan petunjuk arah yang terpasang di dinggiran jalan, karena terus terang kami tak hafal jalanan kota Denpasar (apalagi jalanan pulau Bali). Tiba di Sukawati sekitar pukul 2 siang waktu setempat, kami mulai bergegas masuk Pasar, Dan lirik kanan lirik kiri untuk mendapatkan oleh oleh yang sesuai. Mulai memilih barang,mulai juga kami beranikan menawar harga serendah rendahnya..haha.. Asiik men… cukup alot tawar menawar harga !!! Akhirnya harga murahpun kami dapat euy..yess . Cukup banyak kami membawa cinderamata dari sukowati,barang barang itu kami masukkan di tas ransel yang sudah kami persiapkan sebelumnya. Haha :D.
Pulang dari Pasar Seni Sukawati, kami menuju Pantai Kuta lagi (yesterday we felt there was still not satisfied, meeenn !!) hahaaaa….. Sekarang saatnya berjemur di pinggir pantai, saat yang tepat untuk lebih Meng’HITAM’kan kulitku,(sisan sing ireng sisan,salaahee..). Sejenak kami duduk duduk di pingir pantai, kami kaget di sebelah selatan kami terdapat banyak Touris yang berkerumun,dan teriak teriak kegirangan. Sempat menyita perhatiaan orang orang,untuk ikut bergegas menuju kerumunan itu. Kami kira ada kecelakaan laut apa bagaimana. Saya’pun beranikan untuk mendekat, dan ternyata ..ternyata.. ada Pelepasan Penyu ke habitatnya..dan dilakukan oleh touris touris asing,sembari teriak goo..go..go..!!! hahaaaa…sepertinya touris-touris sangat senang menyaksikannya. (they look very enthusiastic ).
Seiring berjalannya waktu,sunset di Pantai Kuta terlihat sangat indah,dan saat itu juga kami meninggalkan pantai kuta,lalu pulang ke rumah Om Nana. Sampai di rumah Om Nana, kami bersih bersih,Sholat, lalu melanjutkan perjalanan lagi di malam hari. Malam itu kami menuju PASAR BADUNG,disana nampaknya pusat penjualan sajen,banyak sekali penjual sajen di tempat itu. Haha..ngeri juga. Selain sajen banyak juga penjual BABI GULING..haha. Kami sempat kaget,karena BABI GULING ternyata babi utuh yang dibakar,dan tanpa dipotong potong terlebih dahulu. (I think this is an extreme food. Wkakaa..) . Menghirup aroma babi guling saja saya,sempat merasa mual,karena tak terbiasa. Hahaaa….sangat geli bung !!. Babi Utuh,yang ginuk ginuk,dibakar,dan cara penyajiannya juga masih utuh babi besar. Hahaa.. Sepertinya saya ingin mencicipinya,namun karena saya seorang Muslim,sehingga kami’pun tak berani mencobanya (karena di’dalam Agama Islam, Babi termasuk HARAM). Selesai putar putar pasar, kami putuskan makan di warung Mie Ayam MUSLIM,sehinggaa terjamin masakannya. Aku,Mas Hellmy,Om diman,Tante Ary, Zahra, Mbak Dwi, menikmati mie ayam sembari menikmati malam yang cerah kala itu. Heheee…
Kamis pagi, sesuai dengan rencana sebelumnya kami Hunting mencari tiket Pesawat. Setelah putar putar kota,kami pun menemukan Agen Tiket Pesawat. Mandala Airlines Agen, disitulah kami membeli tiket (Pinggir Jalan Diponegoro Denpasar ,masuk gang dikit). Untungnya ada harga promo,haha..( This is lucky for us). Selesai sudah ticketing pesawat, kami langsung menuju daerang Nusa Dua,Bali. Jauh memang dari kota denpasar. Namun dibalik semua itu,terbalaskan dengan keelokkan dan keindahan alam Pantai Di seputaran Nusa Dua. Pengolahan Lingkungan Pemprov Bali juga hebat sekali, Tempatnya indah dan rapi sekali pokoknya (amazing scenery maameeennn..) . Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan,kami berdua berfoto ria, Mulai dari di pinggir pantai hingga di Pulau Sakral (namanya saya lupa) pokoknya dipulau itu terdapat banyak aturan,salahsatunya tak boleh mengacungkan tangan,dan memetik apa saja yang ada di pulau kecil itu. Puas di Nusa Dua Beach, kami melanjutkan kunjungan kami ke Pure Uluwatu, yang terletak di kaki pulau Bali. Sekitar 1,5jam perjalanan kami tempuh menggunakan sepeda motor. Medan yang terjal namun masih standard untuk dilalui, semakin memacu rasa keingin tahuan kami berdua tentang bagaimana Uluwatu itu. Hahaa…. Nah tak berapa lama,kami sudah tiba di TPR (tempat Pemungutan Retribusi) Uluwatu, Tak seperti yang kami duga,ternyata Retribusi Masuk setiap kawasan wisata di’bali hanya 1000 rupiah. Hahaaa… itu saja sudah termasuk parkir. Asik lah pokoknya.. Sampai didepan gerbang Uluwatu,kami diwajibkan mengenakan kain dan tali ala Bali yang bisa disewa dengan harga 3ribu rupiah. Untuk masuk di Pure Juga tak boleh menggunakan,anting,kacamata,topi,dll. Karena didalamnya terdapat banyak kelompok kera liar. Haaa ?? Here we go… Langsung saja kami memasuki Gapura pure, baru memasuki dan beberapa langkah,kami terhenti karena didepanku ada gerombolan kera yang menyambut kami (aku ki wedi karo kowe nyet,monyet) haha. Jujur saja saya takut pada binatang jenis kera. Untungnya kami bisa bareng dengan sekumpulan touris Asia,sehingga kami sedikit lebih tenang. Hahaaa…belum sempat rasa takut hilang,kami ditakjubkan oleh pemandangan di kaki pulau bali ini.. Subhanallah..Indah sekali, ternyata kami berada di ujung pulau bali yang berbentuk Tebing yang curam sekali,dan bawahnya Laut lepas. Subhanallah..indah sekali, hanya itu kata yang dapat saya ucapkan, Elok sekali pokoknya pemandangannya. Langsung kami mengambil kamera dalam tas dan lets go to take pict !! Asiik.. Objek yang indah sekali mameeennn… !! Hari mulai siang,dan perut kamipun mulai keroncongan, kami bergegas keluar Pure,dan langsung mengeluarkan bekal roti dan softdring yang kami beli di Circle K sebelum ke Uluwatu tadi. Hahaa…nyamm..nyamm..baru dua cokotan roti, saya langsung lari terbirit birit dan bertriak”,Astofirullaaaaaaaaaaah”…karena aku di kejar kera yang rupanya ingin ikut makan…hahahaaaa. (konyol men). Takut sekali aku waktu itu, untung saja Mas Hellmy langsung melempar rotinya yang masih utuh,sehingga perhatian kera teralihkan (rasido ngoyak aku). Untung…untung…dan kamipun tertawa terbahak bahak, touris di sekeliling kami pun ikut tertawa. “ It’s your bread ? “ hahahaa..kata si touris itu. “yes this is my bread, We have not had time to eat, monkeys chasing us and ask for my bread” Sahut kami…haha. Yaaa Suuudahlah… yang penting kami tak terluka,oleh kehadirannya kera yang keluar dari area pure. Hahahahaaaa…ngakak sekali pokoknya..!!
Perjalanan siang itu tak sampai disitu saja, kami lanjutkan ke Pantai Suluban, tak jauh dari Uluwatu lokasinya. Hanya sekitar 10 menit saja. Tapi di Pantai Suluban pantainya kurang tertata,dan belum tergarap maksimal. Tapi Tak apa, pemandangannya bagus..hehe. Hanya sebentar kami di Pantai Suluban, lalu melanjutkan di GWK (Garuda Wisnu Kencana). Masuk ke GWK dengan tiket masuk 25rb untuk satu orang. Di kawasan ini terlihat sangat terencana dan tergarap, karena rencananya Patung GWK akan mengalahkan tinggi dari patung Liberty (oh yaa..?? ) Baguslah kalo begitu..Joss Gandyooss..! Matahari mulai tenggelam, dan seiring dengan itu, kami putuskan untuk pulang. Karena saya juga takut kalo’ pulang malam-malam. Akhirnya kami pulang dengan selamat,walaupun sempat beberapa saat KEBLASUK di beberapa jalanan Denpasar (maklum,belum hafal jalan). Alhamdulillah…rasanya sangat puas sekali hari ini…
Hari berikutnya, hari JUMAT..hari pendek. Perjalanan kami mulai setelah Jumatan ( Jumat’an di Masjid Al-Ikshan) . Seusai menunaikan Sholat Jumat,kami langsung menuju Pasar Seni Sukawati lagi,karena banyaknya sms yang masuk dan meminta oleh-oleh. Haha… Asik dah pokoknya, konco seneng melu seneng..haha :D. Seperti saat sebelumnya,kamipun tawar menawar untuk mendapatkan harga miring. Ahaha…. Selesai berbelanja di Pasar Sukawati kami berdua berencana untuk melihat dan menikmati Sunset Pantai Legian. Langsung saja kami ngebut menuju pantai Legian. Disana kami langsung ucul ucul pakaian,dan nyebur, serta jogging di sore hari. Asiklah pokoknya. Sembari melihat olahraga Surfing yang banyak di lakukan para touris Eropa. Pantai Legian terkenal sangat landai,dan mempunyai ombak yang sangat bagus mameen.. Puas rasanya sore hari di Pantai Legian. Akhirnya hal yang kami tunggu tunggu datang juga, Matahari mulai terbenam,dan pemandangan sangat indah kami saksikan. Hahaa..Subhanallah,apik banget. Selesai mandi,dan menyaksikan Sunset kami memutuskan pulang………..
Hari sabtu, hari terakhir berada di Pulau Bali untukliburan kali ini. Pagi hari kami hanya menikmati secangkir the hangat,sembari membaca Koran local bali seusai mandi pagi. Asik rasanya..hehe. Pukul 11.00 Wita,kami pergi sebentar di pusat jajanan dan oleh oleh khas bali (Airlangga) . beberapa oleh oleh khas bali kami beli disitu sekedar untuk oleh oleh orang rumah. Hehe.. Pukul satu siang,kami mandi yang kedua kalinya hari itu,dan packing barang barang. Selesai persiapan pulang kami akhirnya diantar oleh keluarga Om Nana menuju Bandara Ngurah Rai. Rasanya sangat haru,ketika kami harus meninggalkan pulau Bali, dan bberpisah dengan keluarga Om Nana yang sangat ramah dan baik hati. Usai berjabat tangan,kami berdua masuk ke Bandara dan Check In. tak berapa lama kami harus memasuki pesawat,yang sempat delay 1 jam. Ohh..selamat tinggal Pulau Dewata,..pesawat kami pun mulau lepas landas,dan terbang menyusuri langit. Tak terasa 1 jam didalam pesawat,kami sudah landing di bandara Adi sucipto Yogyakarta ( Kota Tercinta ). Dan sore itu akhirnya kami tiba di Yogyakarta, dan kembali menjalani aktifitas seperti biasanya di pagi hari berikutnya…haha. Liburan yang sangat berkesaaan… I LOVE BALI, I LOVE JOGJA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar